Waktu terasa berjalan lambat, begitu lambatnya hingga membuatku tak bisa santai. Bokep STW Memeriksa apa yang akan terjadi. Aku ikut duduk di sebelahnya. Lalu kuremas kedua susu mama sambil kukecup mulut mama. Aku pun berbaring di kamar, telanjang, hanya memakai selimut sambil menunggu mama. Pintu pun terbuka dan mama muncul sambil memangilku.Turun Uda, makan dulu.Gak laper mah.Mama mendekati dan menyentuh punggungku. Namaku Uda, tinggal tidak di real estate. Kuputuskan untuk menguji sekali lagi. Aku tak tahu apa yang terjadi setelah itu karena kuputuskan untuk kembali ke kamarku di atas. Aku diam di kamar. Esok minggu. Memeriksa apa yang akan terjadi. Jam menunjukan pukul setengah sebelas saat akhirnya mama datang.Tanpa bicara, kubuat mama menghisap kontolku. Aku pun menuruni tangga pelan-pelan, berusaha tidak bersuara. Tinggallah aku dan mama di sini. Kuputuskan untuk menguji sekali lagi. Aku merupakan anak tunggal. Kehidupanku biasa saja. Aku ikut duduk di sebelahnya. Kuraih lengan mama lalu kutampar mama keras – keras sambil berkata, Jangan pernah mama tampar Uda lagi!Aku pun turun meninggalkan mama dengan keterkejutannya.




















