Tapi ya..” sesaat dia bingung untuk melanjutkan ucapannya itu. Bokep Mama Apa boleh buat aku yang memancingnya, kini aku yang harus mengantisipasi itu dengan segera memegang kendali ‘permainan’ ini.Tangan Bramanto mulai meraba pergelangan kaki kananku yang kutumpangkan diatas pahanya.“Kamu menginginkan aku khan?” kataku halus namun penuh penekanan. “Berarti kamu juga sudah sering nyelinap masuk kesini buat ngintip mereka” kataku dengan dengan nada suara agak mengintimidasi satpam itu. Ada perubahan yang terlihat dari bola matanya yang hanya sekali-sekali berani menatap wajahku. benar lho aku sebenarnya nggak berniat.. Sekarang pasti sebagian besar pahaku yang terbalut stoking nampak jelas dimatanya. Masuk aja” aku mengundangnya masuk.Saat yang bersamaan tanpa diundang semua stimulasi yang kuterima hari ini turut memasuki pikiranku dan menentukan keputusan buatku.“Kebetulan aku lewat dan melihat ruangan ibu masih terang.. Sementara bayangan tubuh Diana dan Nina yang menggeliat saat menahan kenikmatan kembali membayangi fantasi-ku. “Eh tapi benar khan cerita-ku.. Waktu sudah menjelang pukul delapan malam ketika Hendra pamit pulang.Aku sendiri masih asyik mengutak-atik internet explorer-ku sambil menikmati suasana lengang di kantor.




















