Aku merasa bahagia, sedih, senang, susah, gembira, dan entah apa lagi. Entah bagaimana ceritanya, akhirnya aku berhasil melepaskan “atribut” atas Yo, sehingga Yo telanjang dada. Film Porno Tuhan memang memberiku otak yang encer. Ayahku sering sekali memarahi ibuku di depan anak-anaknya. Berbagai macam perasaan silih berganti menerpaku. Aku kenal dia pertama kali waktu aku jalan-jalan di Cihampelas. Aku jatuh cinta pada perempuan ini. Selama ini aku hanya mengetahuinya dari buku, majalah, atau film. Aku menggerayangi tubuh Yo, dan dia tidak menolak. Sambungan dari bagian 02Ketika keluar dari kamar Jeanne, aku mencium wangi makanan. Gerbang kewanitaan Yo ditumbuhi rambut-rambut halus yang lebat sekali dan ia memiliki gundukan mons pubis yang membukit. Dengan mudah aku dikalahkannya dan aku dilumpuhkan hanya dengan 2 kali totokan 2 jarinya. Sakit sekali!” katanya di antara sesenggukannya.Kukecup Yo dan kucabut batang kemaluanku dari liang kemaluannya. Aku ingat akan kata-kata ibuku yang memintaku untuk belajar sungguh-sungguh, demi diriku sendiri dan demi ibuku. Dia mengerang. Kuarahkan batang kelelakianku ke arah gerbang kewanitaan Yo.




















