Di kamar mandi aku langsung saja coli seperti biasa tanpa sabun dan saat sudah mencapai punjak aku langsung mandi.Usai mandi dengan hanya melilitkan handuk seperti rpok wanita aku menuju dapur bermaksud menanyakan apakah nasi goreng pesananku sudah jadi apa belum. Tapi aku belum juga mencapai klimaksku.“Tante aku belum bisa keluar….” keluhku padanya.Seperti orang kelaparan dia langsung turun dari meja dan menjilati kontolku dengan ganasnya. Bokep Mom Tak lama kemudian kutekan kepalanya dan…“Ooooohhh…tanteee aku keluaaaarrr….aahhh…” erangku. Semenjak ayah sering membawa tante Hana ke rumah, aku menjadi hobi coli dengan membayangkan tanta Hana.Pada hari minggu pagi aku bangun karena kaget mendengar suara gelas pecah di dapur, saat kulihat ada tanet Hana sedang membersihkan serpihan kaca.“Awas jangan mendekat ada banyak pecahan kaca, tadi tak sengaja aku menjatuhkan gelas dan pecah…” katanya sambil jongkok mengambil serpihan kaca.Aku yang masih sedikit mengantuk dengan sekita mataku jadi terbuka lebar karena melihat pemandangan pantat yang besar tante Hana yang saat itu memakai daster tipis.“Kak, tolong deh tante diambilkan sapu…” ujarnya memerintahku.“Baik tante akan aku ambilkan,




















