“Hai..good morning wid” ucapan itu muncul dari wajah ganteng milik Hendra asistenku. Dia pasti merasa kalau aku memandangnya dengan tatapan yang tidak pantas. XNXX Bokep Kutdorong kepalanya keluar dari rok-ku lalu kurapatkan kembali kedua belah pahaku. “Ya ampun suara itu..!” Tersentak aku sambil bangun dari ranjangku setengah melompat. Apabila terlihat kerumunan ibu2 saat jam makan siang dan suasananya riuh , dapat dipastikan kalau Hendra berada ditengah-tengahnya sedang memeberikan laporan up to date-nya tentang gossip hari itu. Betapa segarnya merasakan siraman shower di atas kepalaku bagaikan rintik hujan yg terus-menerus menerpa membuatku sejenak memejamkan mataku dan membiarkan air dari shower itu terus turun menjelajahi lekuk-lekuk tubuhku. Biasanya segera setelah memasuki jam istirahat kantor aku melakukan senam-senam ringan di ruanganku. Segera aku mengusir rasa bersalah itu jauh-jauh. “Kebetulan aku lewat dan melihat ruangan ibu masih terang…ibu masih lama disini?” suaranya datar dan sopan.


















