Tanganku membalas perlakuan Yudhi dengan menjelajahi dadanya yang bidang.Tanpa sengaja tanganku menyentuh daerah bawahnya, terasa kalau ada sesuatu yang keras sedang mengganjal di sana.“San, bukain bajuku dong..” pinta guruku itu.Akupun menuruti permintaannya dan membuka bajunya itu dengan rasa agak canggung. Bokep SMA Kamu sudah mau memberi keperawananmu kepadaku.” katanya sambil tersenyum.Aku menyesali perbuatanku itu. Akhirnya, tak lama kemudian kamipun mencapai orgasme pada saat yang bersamaan.Spermanya bercampur dengan darah keperawananku keluar dari vaginaku.Setelah beberapa saat, Pak Yudhi memecah keheningan, “Terima Kasih ya San. Cuma kalau di sekolahkan ngomongnya tidak leluasa. Kalau bisa pasti saya penuhi.” Jawabku dengan antusias“Kalau kamu mau, kamu datang saja hari minggu nanti ke rumah saya. Diapun segera menggendong saya ke kamarnya.Dia membaringkan saya di tempat tidurnya. Aku semakin terbakar gairah.Bajukupun satu persatu ditanggalkan. rasa sakit tak kupedulikan lagi.Setelah beberapa saat berada dalam vaginaku, ia mulai menarik 1/2 penisnya kemudian memasukkannya lagi. Remasannya menimbulkan rasa sakit. Jadi jangan sungkan-sungkan ya.” Katanya sambil tersenyum.Kemudian Pak Yudhipun menyuguhkan teh untuk saya.




















