Dia membuka tasnya dan mengeluarkan uang lembaran dua puluh ribu. Aku selalu berharap, apa yang terjadi pada diriku jangan sampai terjadi pada orang lain. Bokep Tante Letaknya bersebelahan dengan dapur. “Terus, tujuannya mau kemana?” tanyanya lagi. Tentu saja wanita pemilik mobil ini jadi senang. Aku tetap jadi supir dan pengawal pribadinya. Keputusasaan mulai menghinggapi diriku. Kalau memang bisa, kebetulan sekali”, sahutnya.Sesaat aku jadi tertegun. Tanpa membuang-buang waktu lagi, aku bergegas meniggalkan rumah itu. Dan membiarkannya tergeletak di lantai.Mataku seketika jadi nanar dan berkunang-kunang. Tapi tampaknya semua pembantu di rumah ini sudah tidak asing lagi. Kulihat Bi Minah ada di sana, seperti sengaja menunggu. Bahkan aku ke luar lewat jendela.Malam itu aku berhasil melarikan diri dari rumah Nyonya Wulandari. Dia memaksaku untuk cepat-cepat membawanya mendaki hingga ke puncak kenikmatan. Kurang..?”, tanyanya. Padahal aku sendiri perlu dikasihani.




















