Kami berciuman. Bokep Montok Edan..Dua bulan terakhir ini aku jarang kontak dengan Martin. Martin membiarkanku sesaat menikmati moment ini. Martin mengerang dan tetap menutup wajahnya dengan bantal. Mulanya perlahan, lama-lama semakin cepat. wanita nakal.. Kuputar lagu-lagu house music agak kencang, meski aku tahu akibatnya bisa fatal.Tak sampai lima menit, lagu house music dan hembusan hawa AC yang dingin membuat aku on lagi! Dia begitu kerasnya tidak mengampuni kesalahanku.Yah memang semua itu memang salahku. Keterlibatanku dengan narkoba telah membawaku ke dalam kehidupan yang kelam. Aku malu sekali ketika orgasme dihadapannya. Hubunganku dengan ayah ibuku juga memburuk. Aku merasa detik-detik penantian apa yang akan dilakukan Martin pada putingku membuat aku makin penasaran. Masalahnya, dia sepuluh tahun lebih tua dari aku. Aku menjerit kaget dan gerakanku terhenti. cowok mana yang mau menerima cewek seperti aku! Dia pura-pura tidak tahu aku marah padanya. Entah apanya yang serasi..Aku masih ingat saat-saat terakhir dia meninggalkan aku untuk sekolah ke Amerika. Dengusan napasnya yang mengenai putingku sudah bisa membuatku menggelinjang.




















