Norzalina terpekik ketika melihat “batang’ ayah mertuanya yang hitam dan besar serta tegak mengacung ke arahnya.“A..ayah jangan yahh, ttoo..long keluar, yah..tolong..”, keadaan ini sangat menakutkan lagi Norzalina apalagi ketika pak Dollah mulai beringsut mendekatinya.Melihat permintaannya diabaikan, Norzalina yang tidak rela diperlakukan begitu mencoba untuk menerobos ke sisi kiri ayah mertuanya untuk mencapai pintu. “Baiklah, Lina, karena bapak cuma tiga hari di sini, abang akan tunda perjalanan ke Kedah sampai beliau kembali ke kampung”, kata Ali. Bokeb . Tidak kurang dari lima menit pak Dollah menikmati dada menantunya dengan posisi berdiri.Berkali-kali lehar dan kepala Norzalina terhentak-hentak ke dinding mengikuti hisapan dan remasan pak Dollah. Li…Lina hanya kaget karena sudah setahun lebih beliau tiada berkabar berita..”, Norzalina berusaha menutupi kegugupannya. Dipandangnya tubuh lemas Norzalina pelahan-lahan merosot turun di dinding kamar mandi sampai akhirnya kemudian terduduk.




















