“Telepon Pak Ricky, dari Felly.”
Shit..! Akhirnya aku meledak. Sex Bokep Bingung? “Hallo, Ricky, kamu kemaren kemana? Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun. Sampai akhirnya Felly keluar dari kamarnya. Hampir setengah botol kutenggak black label dari si Oghe. Sambil menyingkap roknya yang pendek. Hanya beberapa kalimat “Black Label double” pernah kuucapkan sebagai komunikasi nyata antara aku dengannya.Malam itu malam minggu. “What have you done you moron. Lalu aku mulai pelan-pelan memasukkan penisku ke liang surganya yang mulai basah. Entah bagaimana ceritanya, kami ‘jadian’ lagi. Felly menampakkan wajahnya di jendela belakang. “Pak Ricky, telepon dari Felly,” Indri, sekretarisku di interkom. Yang jelas semenit kemudian ia telah kembali dan berusaha merangkulku. Aku berpikir bahwa apa yang kulakukan dengan Indri tadi pagi dapat melupakan semuanya. segala macam perasaan bercampur aduk di kepalaku. Ini yang kusukai dari cewek-cewek itu. Entah aku yang terlalu cerdik atau dia yang terlalu tolol.




















