Dia ikat tanganku ke backdrop ranjang itu. Terbersit penyesalan dalam hatiku, kenapa aku sangat gegabah. Sex Bokep Tak ada suara dari mulutku yg tersumpal. Aku bergoncang dan bergoyang tak karuan…. Menimbulkan rasa geli sekaligus membangkitkan gairah. Aku merasakan seakan menerima sesuatu yg sangat aku rindukan selama ini. hingga akhirnya, sehingga aku menyadari tdk ada gunanya lagi berontak maupun berteriak. Ingin lebih lagi dihina dan dilecehkan seperti ini.“Tetek mu bagus Citra” puji Dani terhadap payudara ku, tp Plak..plak,.. Aku menggoyang-goyangkan pinggul dan pantatku dalam irama nafsu birahi yg menerjangku.Aku tak mampu mengendalikan diriku lagi. Aku kembali menangis dan mengucurkan air mata. Ujung jariku mengarah ke pintu masuk liang kenikmatanku, kusorongkan sedikit masuk ke dalam. Aku setengah dibantingkannya ke ranjang. Aku serasa sedang kencing namun yg mengalir keluar lebih kental berlendir, itulah cairan maniku yg mengalir deras.“AHH……..” aku terpekik, lalu tubuhku bergetar hebat. Setelah mengunci pintu depan aku mencari-cari kontak lampu karena suasana rumahku masih gelap.




















