Ternyata tidak. Itu saja. Bokep Montok What I need now is you in my bed.Jam 14.30 aku kembali ke kantor. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly. Tapi entah mengapa aku tidak tertarik padanya. Ini yang kusukai dari cewek-cewek itu. Kepalaku sudah berat bukan kepalang. I took her to the bed. “Hey, kenapa lo?”
“Hhh, nggak apa-apa,” jawabku sambil berusaha berdiri dan menegak-negakkan badan. Mereka punya hati. Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. Kisah anjing makan anjing lebih menarik bagiku. Mobil itu penuh dengan manusia. Menunduk lesu. “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Jam 6 pagi aku meninggalkan rumahnya. Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami. Ataukah memang Love is Blind.Singkat cerita kami berempat dengan teman-temanku ke Zanzibar.




















