Keesokan harinya Susi bangun lebih dulu, segera ia menuju ruang tv dan melihatku yg sedang tidur
“loh, nggak tidur di dalem? Bokep Mama gue cuma bingung aja tadi, mau nanggepinnya gimana” balasku, perlahan mulai ku sadari bahwa tdk ada jalan keluar lain selain membicarakan semua masalah dengan baik-baik
“ya udah, kalo gitu gue tidur duluan yah..”sambung Susi dengan senyum manis di wajahnya
Untuk ukuran kecantikan, Susi termasuk wanita yg cantik dan menawan, sebagai wanita karir yg selalu mementingkan penampilan, Susi sebenarnya sangat sexy. Susi sangat perhatian padaku dan terus saja mengirimkan SMS yg menanyakan kegiatanku dan lain-lain. Kali ini tdk terlalu lama, segera kupindahkan sasaranku ke bagian lehernya, seperti instruksi di film itu. Seumur hidup baru pernah aku diperlakukan seperti tadi, bisa saja kejadian tadi kunikmati, tetapi Susi bukanlah wanita yg kucintai. 15 menit kuserang kedua payudaranya, hanya suara desahan yg keluar dari bibir manis Susi,..saat tubuh Susi mengelijang hebat, kurasakan ada cairan membasahi celanaku.,
“Sus,..celana lo basah.,,” ujarku, ku biarkan dadanya basah dan kutatap wajahnya yg sangat manis.




















