Yo dengan tertatih-tatih bangun dan menuju ke kamar mandiku. Kugoyang-goyangkan pantatku maju-mundur (waktu itu pengetahuanku tentang seks sangatlah minim, hanya lewat majalah dan video porno) seperti yang kulihat di film porno. Bokep Mama Tuhan memang memberiku otak yang encer. Yo memekik dan menangis di pelukanku. Aku sadar dan bisa mengerti. Berbagai macam perasaan silih berganti menerpaku. Dari situlah aku mulai menata hidupku dan bisa seperti sekarang.Aku masih ingat pertama kali aku melihat Jeanne. Tidak terlalu tinggi, hanya rata-rata tinggi perempuan Indonesia.Setelah sekitar 2-3 bulan, aku “jadian” dengan Yo. Setelah ditinggal oleh Yo untuk selamanya, aku sempat seperti orang linglung yang kehilangan semangat kira-kira selama 2-3 bulan. Begitu aku mendengar kabar ini dan aku sadar dari rasa terkejutku, aku segera berangkat ke Jakarta dengan motorku dan kularikan motorku dengan kecepatan sangat tinggi. Untuk hidup, aku bekerja apa saja dan di mana saja.




















