Namun Bayang Ireng tak berniat melepaskannya begitu saja. Dia melukai dan membunuh orang-orang kami.”
“Tapi dia harus dibasmi! Bokep Indo Sekar geleng-geleng kepala selagi dia melihat lengan, bukan, lingga hitam Bayang Ireng yang berbentuk seperti mata tombak siap menusuk kembali di depan pintu liang kewanitaannya yang menganga bekas didobrak. “Huu… Den Sekar, Ratri… Ratri diculik…” Ibu Ratri mengatakan sambil menangis tersedu. “Ah jangan… Sebentar lagi…”
“Hm? Cahaya yang Sekar lihat berasal dari empat pelita yang menyala di sekeliling sosok itu. Oh, enak sekali ketika payudaranya dimain-mainkan seperti itu! Di hadapannya berdiri satu sosok perempuan lain. “Ndoro… jadikanlah temanku Sekar ini sundalmu… aku rela dia kau jadikan istri mudamu Ndoro…”
Bayang Ireng mendekati Sekar dan Sekar tak bisa menghindar lagi. Dan tidak mau lagi dengan kenikmatan dunia yang tiada berarti ini. Sekar bangkit dan mendapati dirinya malah berada makin dekat ke Ratri. “Engkau sudah menelan bibitku, den ayu… bibitku bisa mengubah perempuan yang menelannya menjadi sundalku…” Bayang Ireng menjelaskan, selagi Ratri bersimpuh di sampingnya dan mengelus pahanya.




















