“Hmmphh..”
Untuk pertama kalinya aku merasakan ada getaran yang aneh pada tubuhku. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Bokep Montok Erik melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. kamu semakin cantik.”Teman-teman perempuanku juga berdecak kagum melihat penampilanku saat itu. Marah yaa? Pintunya terbuka sedikit. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Artis ya?”
“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. Erik mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar. “Anak bodoh.. Dan semalaman dia tidur sambil memelukku dengan hangat. “Aaahh..!!”
Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Kenapa? Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. “Halo.. Kemudian berteriak,
“Kenapa??!! “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. Aku pun merasa ketakutan. Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di




















