Namun aku tak suka kalo dikeloni Bapak. Bokep Bahkan Mbak Indira menjanjikan macam-macam agar aku tak terus menangis. “Aku mencintaimu”, sahut Lidya agak ditekan nada suaranya. Setengah mati Bapak dan Ibu membujuk serta menghiburku. Bahkan dia menekan dadanya yg membusung padat ke dadaku.“Memangnya aku harus bagaimana?” aku malah balik bertanya. Sedangkan aku sama sekali tak mengerti. Lidya bersama Mamanya yg umurnya mungkin sebaya dgn Ibuku. Ayo..”, ajak Lidya setengah memaksa. Tante Amanda dan Oom Joko juga berpakaian seperti mau pesta. Bahkan dia meremas-remas jari tanganku. Namun nggak mau dirayakan. Jari-jari tangannya menjalar menjelajahi sekujur badanku. Suasananya sepi-sepi saja. “Aku mencintaimu”, sahut Lidya agak ditekan nada suaranya. Bahkan dia meremas-remas jari tanganku. “Ohh..”, Lidya mengeluh panjang.Dia seakan baru benar-benar menyadari kalo aku bukan hanya tak pernah pacaran, namun masih sangat polos sekali. Tak terlihat ada pesta. Perhatiannya padaku malah semakin bertambah besar saja.




















