Jam 13.00 aku mampir ke rumah untuk melihat keadaan tawananku.“Halo Miranda.. Bokep Colmek “Siapa lagi?” balasku bertanya. Kebetulan waktu itu tampil dalam business gathering sebagai penyanyi dari trio tiga cewek, teman sekerjanya. Jangan”Lalu aku bopong Mirandaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. Lalu “Mau pipis..” lanjutnya.Langsung aku membopongnya dipundakku, membawanya ke toilet.. Aku memang sudah mempelajari kehidupannya. Nah berliburlah kami disini haa.. Haah..” Miranda mengambil nafas.“Apa yang kamu lakukan Mas Dony.. Dan dia menolaknya cukup halus namun terlalu tegas bahasanya hingga hati ini tersinggung, sakit rasanya hatiku saat cinta ku nyata-nyata ditolaknya.Dikesempatan lain saat aku menelponnya guna menanyakan kondisi valas hari itu, dilayaninya dengan dingin sehingga yang berkembang dari dalam hati ini adalah amarah yang begitu besar karena merasa harga diriku telah terinjak-injak.Waktu itu menunjukkan kira-kira jam 23.00. Tanpa sengaja kolegamu bilang kamu mau cuti besok.. Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Mirandaku yang sexy itu. Jangan macem-macem, nanti jam 18.00 aku kembali,” ujarku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat




















