Bapak itu memompa tubuh Fella dengan cepat.“Plok…plok”, begitu bunyi yang terdengar ketika paha bapak itu beradu dengan paha bagian belakang Fella. Bokeb Tidak ingin berlama-lama dalam keadaan demikianFella segera berdiri, mengelap keringat dan sperma disekujur tubuhnya dengan bra putihnya yang sudah robek, kemudian mengancingkan kembali kemejanya dan menurunkan roknya kembali, Fella kemudian mengajak Nina yang juga sudah merapikan diri, untuk keluar dari kereta dan mengajaknya untuk kembali saja ke tempat Wiwin. Plus sorenya gue ketemuan sama cowok gue. Fella berangkat ditemani oleh Nina, seorang camera person dari XX tv ke Jepang. Fella mencoba melihat dimana posisi Nina, tapi ia tidak dapat melihat temannya itu, di sekitarnya hanya ada segerombolan laki-laki.Perlahan, tangan-tangan tersebut mulai membuka kancing kemeja krem Fella. Seolah mengetahui hal tersebut, tangan yang membekap mulutnya mulai mengendurkan pegangan dan perlahan melepaskan bekapannya. Kini, tubuh bagian atas Fella sudah terbuka dan hanya menyisakan kemejanya yang seluruh kancingnya sudah terbuka.Melihat pemandangan tersebut, seorang diantara gerombolan tersebut bergerak maju dan mulai memainkan puting payudara sebelah kanan Fella, sementara mulutnya




















