Aku tanpa bertanya mengikuti saja.Aku melihat pak Jun memanaskan sebuah besi di atas kompor. Perasaanku kembali campur aduk. Bokep Indo Mungkin benar apa yang dikatakan pak Jun waktu itu, kalau aku memang ditakdirkan untuk dibunuh dan dijadikan makanan.********Malam itu aku lagi horni banget. Tak lama kemudian layar tv tersebut menampilkan tayangan video yang membuat darahku berdesir. Aku bahkan gak sabar menanti hari eksekusiku. Kan kita cuma simulasi aja… “ ujar temannya.“Gak apa pak… Mita mau kok… Mita harus total banget disimulasi ini seperti beneran akan dibunuh, Mita rela kok diapain aja sekarang…” ucapku kemudian.“Hahaha, tuh.. Aku terkejut dengan apa yang aku liat. Aku selalu merasa takut dan ngeri setiap kembali ke ruangan yang penuh darah dan daging manusia yang terpotong-potong ini. Bunuh aja Mita sekarang… mau Mita ambilin pisaunya??” tawarku.“Kamu jangan godain saya ya… beneran saya bunuh kamu nanti….”“Ayo ayo pak bunuh Mita… nih nih….” balasku sambil menengadahkan kepala menghadapkan leherku padanya, tanda bersedia disembelih sekarang olehnya.“Ya ampun kamu ini… saya beneran pengen bunuh kamu sekarang lho…”“Mita juga




















