Pada saat itu aku hanya mengenal beberapa di antara mereka saja. Bokep Montok Dia pun melanjutkan lagi,
“Gue Arry, loe siapa namanya?”
Pada saat itu teman-teman yang lain sudah datang mendekati kami, hingga kesempatan itu pun hilang. Ketika menarik kembali pipiku, tanganku ditariknya lagi,
“kalo orang belanda sun nya harus 3 kali,” katanya sembari melanjutkan acara sun pipi itu.Ada yang berbeda dari dirinya dibanding teman-teman pria yang kukenal. Tapi di matanya aku bisa menangkap pesan dari Arry, dia menunjuk teras yang terbuka. Cape, malas, tapi lapar akhirnya aku melangkahkan kakiku ke bawah, mencari sesuatu untuk bisa di makan. Perayaan ini diadakan oleh sebuah organisasi student indonesia di sini. Di mobilku dia mencoba menciumku dengan gaya ciumannya yang mengingatkanku kepada ciuman pertamaku 7 tahun yang lalu. Aku tidak menuntut banyak dari seorang Arry, bahkan ketika aku menceritakan semua yang kualami aku mencoba tidak berharap dia akan bertahan di sisiku.Tetapi setelah dia pergi, rasa sakit itu muncul.




















