dan maafin ya Bu kelakuan saya tadi”, kataku sambil tersenyum.“Sampai kamis depan ya Rull..” CERITA DEWASA“Wah pekerjaan lagi nih..” batinku dengan senang, kemudian kutinggalkan rumah mewah tersebut dengan perasaan puas sekali. Bokep kamu udah lama kerja di sini?” tiba-tiba keheningan dipecahkan suara ibu tadi.“Baru dua bulan Bu.. oo.. Ibu Tia membimbingku menuju sofa tersebut. aduh siapa ya namanya Ibu itu..” aku sedikit gugup.“Ya halo.. Kubuka kran air di wastafel yang telah disediakan khusus untuk cuci rambut, kumasukkan semua rambut yang panjang dan hitam mengkilap itu, mulailah aku mencucinya sampai beberapa menit.Aku lihat Ibu Tia memejamkan matanya sambil kedua tangannya bersedekap di bawah buah dadanya sehingga buah dadanya ketarik ke atas, membuat lebih jelasnya dua buah puting kembar di atas dua bulatan buah dada tersebut.Aku memandanginya sambil tanganku sedikit memberikan pijitan-pijitan kecil di kepalanya, setelah proses pencucian rambut selesai. Aku kemudian mengambil posisi jongkok, kupelorotkan celana senamnya maka terlihatlah olehku benda yang tertutup oleh rambut-rambut kecil yang sedikit basah sudah terpampang di hadapanku.




















