Rudi : “Kurang ceweknya nich”
Rendy : “Terus…”
Rudi : “Y ga’ terus-terus… kurang lengkap aja”Kamipun tertawa terbahak-bahak.Tiba-tiba telpon kantor berdering dan Rendy mengangkatnya, kulihat dia serius menjawab telponnya dan dari situ bisa kutebak pasti telpon dari bos.“Aku ke atas dulu ya, dipanggil sama bos nich” ucap Rendy. Bokep Crot “Biar saya bantu” tambahku lagi, akupun menolongnya berjalan (wangi banget tubuhnya,seger rasanya)Akupun menuntunnya karena sedang mabuk dan bertanya lagi.“Mobilnya dmn?”Dia hanya menunjukkan jari telunjuk ke suatu arah dan aku pun bertanya kembali.“Bisa pinjam kunci mobilnya?”Dia pun mencari dan memberikannya kepadaku (maksudku daripada jalan ga’ jelas kan mending menyalakan remote mobilnya), dan akupun melihat lampu mobilnya. “Pulang!!!” bentak Devi. Jalannya agak sempoyongan, kelihatannya habis dugem nich cewek dan sedikit mabuk dan aku pun berinisiatif untuk membantunya.“Malam mba’, bisa saya bantu?” tanyaku dengan sopan. Dan acara pun dimulai, tamu-tamu berangsur-angsur habis yang datang.Kami berdua pun bisa bersantai sejenak. “Aku yang nyetir kamu nanti di sebelahku melayani aku lagi” akupun tertawa didepannya.“Huh…mau apa lagi?” Devipun bingung. Ga’ lama kemudian Rendy pun datang.



















