Sedikit saja gerakan mobil udah cukup untuk membuat tubuhku dan tubuh Jessica bergoyang. Sekali ini, aku diajak ikut. Bokep Tobrut Kuelus-elus bagian memeknya itu. Kuelus-elus, kuraba-raba. Pernah aku menarik becak, kuli bangunan dan segala macam. Jalanan tak mungkin mulus semua. Sebagai satpam pun iya, pembantu pun iya. Masuk akal, karena mereka pasti kedinginan karena AC mobil. Mereka berdua, tentu saja mewarisi keelokan fisik orang tuanya. Nah, ini belahannya terasa. Ah, ini aja pun udah nikmat betul kurasa. Ampun Tuan, ampun Nyonya, tapi inilah nikmat duniawi tertinggi buatku seumur hidup.Mungkin memang mereka lelah luar biasa. Tapi aku janji pada diriku untuk langsung membawa selimut ini ke tempat cucian sesampainya di Medan nanti,,,,,,,,,,,,,,,,,, Kulirik Clara masih tertidur, Jessica pun demikian. Udah tak ganteng, hitam, muka tua pulak, lengkaplah sudah.Aku merantau di Medan ini sendiri. Tangan kananku kurangkulkan ke belakang tubuh Clara yang tertidur pulas sambil memeluk bantal mobil di sampingku.Jelas, kedua tanganku itu pun tak bisa diam.




















