Tapi Daissy tidak mengacuhkannya. Kaget juga dia menonton videonya blue-film yang meragakan bermacam-ragam adegan seks.Seperti juga Carla, kelihatannya Daissy mulai merasa panas melihat barang kepunyaan laki-laki yang besar-besar diemut-emut, lalu diundang memasuki liang kemaluan wanita yang kemerah-merahan.Carla melirik Daissy menonton film video itu di sebelahnya. Vidio Bokep Apalagi ketika alat kejantanannya yang besar dan keras itu ia lumat dengan bibir dan lidahnya.“Aduh, kamu hebat sekali, betul-betul nggak saya sangka,” katanya tulus mengaku.Ketika tiba gilirannya mengerjai Daissy, Emirpun tampil ganas, buas, dan sangat tangguh. Erick mengerang, Daissy menjerit kecil. Segera Daissy meninggalkan Erick dengan 1001 rasa penyesalan, tapi sebetulnya bercampur rasa kepuasan juga.Beberapa hari kemudian Daissy menelpon Emir,”Mir ini aku!”Tidak langsung mengenali Daissy terdengar suara Emir bertanya, “Ini siapa sih?” tanyanya.“Nggak ngenalin ya, memangnya dikira siapa,” demikian Daissy berlagak ramah.Dengan nada yang kocak tapi menjengkelkan Emir mengatakan, “Kirain ada cewek cari penis.”Agak kesal Daissy, “Ih kurang ajar banget.”Memang setahu Daissy dari dulu Emir terkenal sebagai pemuas dahaga nafsu kaum wanita, terutama untuk ibu-ibu yang lazim disebut tante girang-nyonya jalang.




















