“Adik-nya jurusan roman-romanan, Mbak-nya jurusan … “ Aku
tidak melanjutkan kata-kataku, tangan Mbak Mira sudah lebih dulu memencet
hidungku. Tapi aku
gagal, meski beberapa lama mencoba. Bokep Thailand kenapa tadi sama aku kamu beraninya lirak-lirik
aja. Dari wajahmu itu kelihatan kalau kamu dari
tadi bete,” aku hanya diam sambil merasa heran karena apa yang dikatakan Mbak Mira
itu betul. Maksudnya, hubunganku dengan Mela hanya sekedar
untuk kesenangan dan kepuasan, tanpa janji atau ikatan di kemudian hari. “Tapi Rah, sore ini aku mau ke kampung. Lumayan gede dan kelihatan menantang
kalau dilihat dari samping,sehingga rasa-rasanya ingin tanganku
menyusup ke balik T-Shirtnya yang longgar itu. Setelah itu
diangkatnya kaosku, dilepaskannya sehingga aku bertelanjang dada. “Aku mau mandi, tapi bareng ya?”
“Ih, maunya .. Aku sampai berkelojotan sambil mengerang-erang
menikmati aksi Mbak Mira yang seperti itu. “Ini ada apa sih Mbak?” aku makin bingung. Bergerak maju mundur
dari pelan dan makin lama makin cepat.“Aaaah… Hoooohh,” aku hampir pada puncak, dan Mbak Mira
cukup cekatan. Dan …
“mmmmhhhh ….” bibirnya sudah menyerbu bibirku dan
melumatnya. Seterusnya aku sendiri yang
melakukannya sampai aku sempurna telanjang bulat di depan Mbak Mira.




















