Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Aku dan Tia berpasangan berdansa sambil mengikuti alunan lagu dari tape recorder. Sex Bokep Tanpa aku duga sebelumnya, tiba-tiba Evi sudah menghampiri aku dan langsung duduk bersandar di depanku sambil meraih kedua tanganku untuk memeluknya erat-erat. Setelah keringat kami mengering, Evi pun menggandeng tanganku menuju Kamar mandi. Dari awal kedekatanku dengan Tia ini yang membuat perasaan kami berbeda, karena tidak bisa sedetikpun kami berpisah. aku cari kemana-mana tidak ada satu kamarpun yang berisi makhluk cantik bernama Evi. Evi? Karena posisi kursinya menghadap samping dan berhadap-hadapan maka aku putuskan untuk menghadap ke depan dan duduk di belakangku dalah Tia.Sedangkan Evi duduk di seberang bangku. Aku hanya tersenyum dalam hati. Aku malah jadi geli melihat Evi cemberut kecewa.Untuk long weekend minggu depan kami, teman-teman satu kantor berencana refreshing ke suatu tempat di pinggiran kota Cirebon. Aku hanya tersenyum dalam hati. Dan kejadian itu tanpa sepengetahuan Tia. Cemburukah dia? di sana pula aku berkenalan dengan Tia, seorang gadis yang cantik, berbadan tinggi sintal




















