Ibu juga tidak gusar. Bokeb ” kata Fariz enteng. Ceritanya kurang lebih sama denganku. Ibu serta merta bertanya, bagaimana dengan suamiku bila mendadak aku tidur di rumah ibu. Jam ngobrol kamipun singkat karena kami sama-sama lelah dengan pekerjaan masing – masing. Pembaca yang bijaksana, tolong bantu aku memberikan saran apa yang harus aku lakukan saat ini. Seketika kami menjadi akrab apalagi schedule Fb kami isinya nyaris sama, lokasi-lokasi yang ingin kami kunjungi, serta foto-foto indah yang menggugah hati. Apakah aku harus bertahan di pernikahan ini atau mengejar cintaku? Suamiku diperkenalkan oleh keluarga sebagai pria mapan yang ingin mencari pendamping hidup. Ibu serta merta bertanya, bagaimana dengan suamiku bila mendadak aku tidur di rumah ibu. Kuawali pertemuanku dengan ibu, memeluknya erat john tak kulepaskan. Dengan tenang memeluk ibu john merangkul kembali ke pelukannya. Err… seorang pecinta going john fotografi.




















