Saya memang menjemputnya kali ini, karena mobilnya telah expired surat-suratnya dan harus diuruskan ke pihak yang berwenang untuk perpanjangannya. Vidio Porno Huh…pede sekali, tapi memang harus kuakui…. Termenung saya dalam mini jeep yang saya kendarai, memandangi antrean kendaraan yang hendak memasuki gerbang Puri Agung Sahid malam itu. Saya tak tahu harus berkata apa. Dengan tiba-tiba kutarik tubuh Revy dan mendudukkannya dalam pangkuanku. Surely….”, kataku meyakinkannya. Nafas Revy terus memburu, dan makin memburu ketika perlahan kusingkapkan celana dalam bernuansa biru muda, sedikit-demi sedikit menyusuri kedua kakinya yang jenjang hingga akhirnya terlepas seluruhnya.Kini keadaan kami tak ubahnya tatkala pertama kali kami dilahirkan, tanpa selembar benang pun menutupi tubuh kami berdua. Sesekali disibakkan rambutnya yang mulai basah terurai. Hahaha….terasa betapa masih kecilnya kami saat itu.Seulas senyum telah menyambutku, sesampainya ku di sana. Puncak kedua telah datang merenggutnya kembali dan menenggelamkannya dalam gulungan nafsu dan kenikmatan yang seperti tiada berujung.




















