Workplace Intan Sepong Kontol dengan isu korporat. Plus: pertumbuhan karakter, humor kering menggelitik. Bokeb Minus: jargon padat. Buat kamu yang ambis. Yuk nonton.
Kemudian bu Gita duduk di sampingku dan meremas tanganku,“Panggil aja Gita… Rafa punya pacar?”, tanyanya sambil memegang pundakku.Wah makin panas nih, pikirku,“Udah, tapi barusan putus”, ujar saya sekenanya. Singkat cerita hari-pun berganti, dan handphone saya-pun berdering,“Kring… Kring… Kring…” bunyi Handphone saya-pun membangunkanku tidurku. Langsung kucium bibir Gita, saya lilit-lilit lidahnya dengan lidahku.Sepertinya diapun mengimbangi permainan lidahku di mulutnya. Dia mengenakan T- shirt, dan celana pendek.Hari itu nampak sangat cantik sekali Bu Gita dan tubuhnya-pun harum dan kelihatan montok,“Ini loh dik, Ini dulu pernah ganti warna yah mobilnya…?”, ucapnya sambil merundukkan badan.Karena Kaos-nyanya longgar, kelihatan sepasang payudara yang menggantung, membuatku jadi tidak konsentrasi dengan pertanyaannya Bu Gita,“E.. beberapa saat kemudian, sampailah saya di rumah itu.Pagar tinggi berwarna abu-abu, dan bangunan rumah yang luar biasanya mewahnya sekarang telah berada dihadapan saya, dan saya pun segera memarkir kendaraanku di depan rumahnya dan langsung saja saya tekan bel rumahnya. Dia mengenakan T- shirt, dan celana pendek.Hari itu nampak sangat cantik sekali Bu Gita dan tubuhnya-pun harum dan kelihatan montok,“Ini loh




















