Maass..”“Puutt.. Bokep Family ah.. Tak berapa lama kemudian pintu kamar terbuka, ternyata Putri yang kupesan tadi.“Maaf, lama menunggu ya,” kata putri.“Udah dulu ya Mas, Mbak putri sudah datang, silakan bersenang-senang,” kata Nani.“Lho, Nani nanti kalau ibu tahu kamu bisa dimarahi lho,” kata Putri.“Cuek aja, yang penting bisa happy (sambil keluar dari kamar),” kata Nani.“Mas sudah lama nunggu ya?” tanya Nani.“Ah enggak kok, lagian kan ada Nani,” kataku.“Saya ke kamar mandi dulu ya, Mas buka saja dulu pakaiannya supaya lebih rileks,” kata Putri.Setelah Putri masuk kamar mandi, kubuka baju dan celana sampai telanjang bulat. “Ayo Mas, puaskan Mas, basahi memek ini Mas.” Tanpa ba bi bu, aku langsung menggenjot dia sehingga dia mengalami klimaks yang kedua kalinya.“Aaah.. “Aku juga Put, belum pernah merasakan yang seperti ini (hanya alasan supaya senang).” Dan kami melakukannya sekali lagi karena kemaluanku masih tegang dan dipijat terus oleh lubang kemaluannya, jadinya tidak bisa tidur walau sudah keluar. hmmff.. “Ahh..” amblaslah batang kemaluan yang lumayan besar itu.




















