Tugasku sebenarnya tidak sulit, hanya ikut memantau tim sukses Ayahku bekerja sebagaimana mestinya. Bokep Family Menentukan nasib kami 5 taun kedepan, walaupun Ayah sudah punya usaha furniture, tapi sayang juga kalo dana, tenaga, dan pikiran yang dikorbankan untuk pemilihan ini terbuang sia sia.Ku sms IbuKe : Ibu
Isi : Mah, lagi dimana mah? Kalo ayu kan buat cewek kak”“Moso?” tanyaku sambil mendekatkan wajahku“Iya,” Reza juga memajukan wajahnya, kali ini dia mulai beraniCup, kecupan, kecupan kecil, berganti lumatan, berubah jadi hisapan, lidah kami saling beradu di dalam bibir kami, Reza merangkul leherku, kupeluk dia, kuusap punggungnya. Setelah makan siang sekitar pukul 1 siang, massa mulai berdatangan, padahal panggung pun masih kosong mlompong hanya suara musik dangdut yang di putar melalui dvd.Beberapa rombongan mulai berdatangan membawa nama DPC masing masing, dengan membawa bendera dan kaos merah bergambarkan foto Ayah dan pasangannya, serta atribut atribut partai yang lain. Tangannya menjambak rambutku Aku terus menjilat, kemaluan Reza sudah banjir dengan lendir.“Ooooh……! terbersit keinginan untuk menghilangkan ke-kaku-anku dalam berjoget. Setelah makan siang sekitar pukul




















