“Kak, Saya bisa pinjam nggak?”. “Iya Kak”, Jawabku pasrah. Bokep Arab Aku dan Kak Tina berpelukan telanjang bulat di atas ranjang kami. Mengelus-elus
si kecil yang telah bangun. Sana urus sapi”, Kak Tina menepuk bahuku sebelum dia bilang, “Astaga…, kamu ngompol ya, Sapto?”. Otakku terbakar! Namanya Tina, gadis Bali berkulit hitam manis. “Benar. Kak Tina selalu membangunkan aku setelah dia memasak air. Dalam tidur aku bermimpi. Kak Tina menatapku. Tapi Kak
Tina tak pernah mengajakku membaca bersama lagi. Bau tubuh Kak Tina memang aneh, agak-agak sangit. Suatu siang sepulang sekolah, rumah
tampak sepi. Aku tetap memegang
dadanya, sampai aku tertidur dengan damai. Karena dia tidak
pernah menyinggung hal itu, aku biarkan saja. Hati-hati sekali aku tiarap di atasnya. Dia tetap tenang. Aku ketagihan. Otakku sudah tak mampu
lagi membaca. Kelihatannya dia lega aku tak memergokinya. Hanya aku dapat warisan dari Kak Tina. Aku tak berani
bertanya kepadanya.




















