Supirku cukup lama meninggalkan diriku sendirian, tapi waktu kembali rupanya ia membawakan masakan nasi goreng dengan telor yang masih hangat serta segelas minuman kesukaanku. jangan!” ucapku berulang-ulang dengan nada terbata-bata mencoba mengingatkan pikirannya.Tapi Anto tak memperdulikan perkataanku, sebaliknya dengan senyum penuh nafsu ia terus saja meraba-raba pahaku.“Ouh.. Bokep Hot Meryy.. Sekarang kamu lepasin saya Nto..” kataku masih dengan nada kesal dan gemas. salah maksudnya Mbak Meryy, panggil saya Bang aja yach!” celetuknya meminta.“Terserah kamu saja ” kataku.“Sudah nggak capai lagi kan Mbak Meryy!” sahut supirku.“Memang kenapa!?” tanyaku.“Masih kuat kan?” tanyanya lagi dengan senyum binal sambil mulai meraba-raba tubuhku kembali.Saya tak memberi jawaban lagi, cuma menunduk malu, tadi saja saya diperkosanya malah membuatku puas disetubuhinya apalagi untuk babak yang kedua kataku dalam hati. Sekarang kamu lepasin saya Nto..” kataku masih dengan nada kesal dan gemas.




















