“Uuuhhh…” desahku terkahir kali menghayati permainan seks kami. Dia mendekati wajahku dan mencium pipiku dengan lembut. Indo bokep Aku jadi serba salah karena lift itu kosong dan tinggal kami berdua saja. Kami pun melakukan french kiss dengan hebatnya. Rupanya Lina lagi yang menelpon memastikan aku untuk datang besok ke pernikahannya, sekalian juga mengundang untuk acara widodaren malam ini. Aku pun berinisiatif untuk turun ke lantai bawah sekalian hendak ke counter kue dengan maksud hendak membelikan kue untuk anakku.Ketika menunggu lift, aku tersentak ada seorang lelaki menyapaku. Iramanya pun semakin tidak beraturan karena kami melakukan dengan posisi berdiri dan aku bersandar pada pojokan dinding lift. Diam-diam ternyata aku juga sering memperhatikan Surya. Mereka pun duduk berdampingan bersebrangan dengan suamiku. Dia lalu menggoyangkan batang kemaluannya keluar masuk keluar masuk, makin lama semakin cepat. Langsung kutarik ikat pinggangnya dan kulepaskan pengail dan resletingnya. Karena memang tidak jarang suamiku mengajak client-nya untuk Dinner di sana, tentunya untuk berurusan bisnis.Kira kira 15 menit kemudian, datang seorang Lelaki yang umurnya rasanya tidak berbeda jauh




















