Ternyata Fella malah tertawa. “Agh.. Bokep Family Masih 30 menit lagi. “Fella.” tampak pesan SMS di HP-ku. Beberapa kali aku membuat kesalahan yang kusengaja. Setelah clientku pulang aku kembali ke cafe. Aku duduk sedangkan Fella berdiri membelakangiku. Aku mau tanya kamar mandi dimana?” tanyaku mencari alasan. Aku hanya tertarik mendengar suaranya. Dengan santai dia tersenyum. Tapi aku yakin Fella akan tertarik. Fella bermain solo keyboard sambil menyanyikan lagu “All of Me”. Aku memainkan lagu “Body and Soul” sambil menyanyi lembut. Vaginanya masih rapat sekali. Seorang wanita muncul. Aku merasakan payudara Fella makin tegang. Biarlah. Suhu segini aku baru bisa. Atau Fella memang memancingku? Beberapa saat kemudian aku berhenti. Aku tertawa.“Sorry.. Boleh. Aku tersenyum. Aku tidak tahan panas. Kau dimana, Fella?”
“Hi Boy. Aku tersenyum. Bukan rayuan kok. Kami kemudian bercumbu lagi.




















