HMN-592 My Wife, Who Was Made To Wear Radical Riku Yuni… Bokep Montok After A Fight Of Shame And Pleasure, Even Allowed Someone Else To Cum… Mei Itsukaichi
bhan, udah hampir pagi. Ia pun memberikan isyarat dengan lambaian tangan agar aku mendekat.“Kenapa bet?” Tanyaku yang masih berdiri di hadapannya.“Aku mau kasih sesuatu…” Dengan cepat bett menarik turun celanaku. Ku lihat kondom yang menancap di penisku sedikit menggembung karena banyaknya sperma yang keluar. Ku jilati tiap senti kulitnya yang putih dan halus tersebut. Ku pegangi pantat bett dan ku kendalikan genjotannya agar semakin cepat.Hisapan kuat vaginanya membuatku tak kuasa menahan lebih lama. Kali ini posisinya memunggungi diriku. Tidak sampai setengah jam perjalanan, kami sudah mendekati tujuan.“Rumah kamu dimana, bet?” Tanyaku.bett pun menunjukan arah ke rumahnya. Ku tarik celana panjangnya sehingga terlihat celana dalamnya yang berwarna hitam. Masa saya di mobil, mas di luar.”“Kalau begitu, tunggu di mobil saya saja mbak. Hisapan bett di penisku semakin kuat.Lahap sekali bett menikmati penisku. Kamu kuat banget sihhh….”“Kamu juga kenapa enak banget sih?” balasku sambil mengusap perut dan pinggangnya.




















