Abis kerja?” tanyanya lembut. “enak kan saying?” ucap dr. Bokep Rusia Kemudian dr. “iya dok, sedikit.” Jawabku. Karena lelah aku duduk sejenak di kursi empuk yang tidak ada tangannya atau pegangan untuk tangannya. “Ah… dokter bisa aja” aku hendak beranjak melangkah, tapi kemudian, tiba-tiba saja tangan ku ditarik oleh dr. “iya dok, sedikit.” Jawabku. Irwan telah masuk semua ke dalam vagina ku, tapi dia tidak lantas menggenjotku, dia justru membuat ku seperti dimanjakan, menciumi ku, memainkan payudaraku, dan secara perlahan dia menggerakkan badannya naik turun, membuat penis nya juga ikut bergerak menusuk vaginaku, sesaat ku rasakan darah keperawananku mengalir ketika dr. Dia mencium leherku dari belakang, desah nafasnya dan ciumannya membuat birahi ku naik. Irwan, dokter pujaanku itu. “gapapa Mir, entar lagi juga enak koq sayang” balasnya. Kemudian dr. Malam itu benar-benar malam yang sangat indah buat ku. Irwan, dia lumayan tampan, sudah beristri namun belum dikaruniai anak, mungkin karena dia lebih banyak menghabiskan waktu nya di rumah sakit, dia juga merupakan idola para suster disini, wibawanya dan




















