“Ehemm! Bokep SMA Sebuah fan kecil untuk sekedar penghilang rasa gerah pun tergantung cantik diatas langit-langit kamar untuk menemani keberadaan sang bulan dan sang bintang.Lantai keramik putih terlihat bersih, tapi meja belajar yang diatasnya terdapat monitor lcd komputer terlihat berserakan dengan berbagai macam buku. Slephhh!!” “Ouughh sshhh!!!.. Mau kan lu ngelamar gue? Tapi jangan lama-lama ya mas!” ucap si temen cewek berbaju merah pada Bre seraya menyerahkan bollpoint.Si cewek berbaju merah cuma terbengong, ketika temennya merebut bollpoint parker yang sedang dipegangnya, dan segera di pinjamkan kepada cowok ganteng berambut dreadlock itu. Gerakan pinggul yang tadinya berupa goyang memutar berubah menjadi maju mundur dengan frekwensi yang cepat. Ehemm!! “Ehh.. Bre menatap kedua gadis itu.“Wuih, cewek yang berbaju merah cantik bangeett. Meskipun gondrong dan berpenampilan metal tapi ternyata smart juga orangnya. Semilir angin sepoi yang berhembus mengakibatkan bergeseknya dedaunan pohon, sehingga menimbulkan suara gemerisik untuk menyempurnakan dendang merdu kicauan burung si empunya kost.Dalam cerita dewasa ini di salah satu sudut kost, ada sebuah kamar yang menghadap kearah halaman depan.




















