Ha.. Bokep Tobrut Gadis itu.. “Wah kok Mas tahu??”“Senin siang aku telpon kamu mau tanya Euro, seperti biasa kamu dengan sombongnya menolak telponku.. Bagaimana dia bisa ada di kamarku? Lepasin dong..”
“Kamu bohong.. “Chacha.. Jadi tidak selamanya Marissa terikat seperti manakala pertama kali aku culik.Memang aku belum terlalu yakin 100% kalau dia tidak akan melarikan diri. Kulihat Marissa masih belum sadar.. Kalau kamu tidak menolak cintaku, kejadiannya tidak akan seperti ini..”Wajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahan aku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.“Awas kalau kamu berteriak..”. Aku memang sudah mempelajari kehidupannya. Jangan macem-macem, nanti jam 18.00 aku kembali,” ujarku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat mulutnya.Dua hari sudah aku menyekap Marissa di rumahku. Haah.. Ini juga salah satu kegagalan pernikahanku karena mantan istriku sangat tidak suka untuk aku ikat.Marissa masih meronta-ronta tak berdaya di apartemanku. Ha.. Haa!!”Sia-sia saja dia karena aku memakai topeng twinky winky teletubbies. Hemm langsung aku pindahkan ke dalam sebuah koper besar yang sudah kusiapkan dibagasi.Lalu meluncurlah Kudaku menuju apartemant.




















