“Ooom, sekolah saya ada di depan itu”, katanya sambil jarinya menunjuk satu arah di kanan jalan. Bokep China “Oom…”, katanya seperti akan memulai bercerita, tapi lalu dia diam lagi. Kuhentikan kendaraanku di depan sekolahnya dan sambil menyalamiku Shela mengucapkan terima kasih. Shela tidak segera menjawab pertanyaanku itu. Tak terasa jam sudah menunjukkan hampir jam 12 siang dan segera saja kupesan makan siang. Lama dia diam saja dan aku juga tidak mau mengganggunya dengan pertanyaan-pertanyaan, tetapi kemudian dia berkata, “Oom, saya habis ribut dengan Bapak dan Ibu”, lalu dia diam lagi.“Kalau Shela percaya pada Oom, tolong coba ceritakan masalahnya apa, siapa tahu Oom bisa membantu”, kataku tetapi Shela saja tetap membisu.Ketika mobilku sudah mendekati sekolahnya, tiba-tiba Shela berkata, “Oom…, boleh nggak Shela minta waktu sedikit buat bicara di sini, mumpung masih belum sampai di sekolah”.




















