” Maap ya Jo, ga bisa temenin ada keperluan,.. ” Misyha menegurku, sambil membereskan barang bawaannya, dibelakangnya ada Karel, mereka pacaran, dulunya mereka beruda pecandu namun keduanya sembuh dan mulai bekerja ditempat ini sebagai relawan,..” Ngak, dah mau pulang ?? Vidio Porno ” Aku melangkah masuk ke tempat kerja-ku, kebetulan hari ini aku datang sendiri, Teman-ku Lilis berhalangan datang, Mank Supry sebenarnya sudah tak pantas dipanggil ‘Mang’ olehku, umur kami terpaut jauh, usianya mungkin sekitar 50tahunan lebih hampir 2 kali lipat usia-ku, namun orang-orang disini sudah terbiasa menyebutnya begitu, jadi aku hanya sekedar mengikuti saja,.Mang Supry sebenarnya masih punya keluarga dikampung, namun entah kenapa dia memilih tinggal disini, tubuhnya selaras dengan usianya, kerutan sudah mulai tampak diwajahnya, rambutnya mulai memutih karena uban, perawakannya pendek sedang, tidak gendut meski tidak bisa dibilang kurus juga, kulitnya hitam legam terbakar matahari, yang menyedihkan adalah penglihatannya yang tinggal separuh,.Sedikit menyeramkan memang melihat perawakannya, namun bukan berarti Mang Supri adalah orang yang serupa dengan penampilan fisiknya, Ramah, mungkin itu ata yang bisa mencerminkan










