Ah wanita ini .. Saya ingin yakin” katanya lagi setelah beberapa saat aku berdiam diri.“Maksud Ibu, ingin saya yang periksa” kataku tiba2, seperti di luar kontrol.“Eh .. Bokep China dan menjulang.Sejenal aku menenangkan diri. Disingkirkannya benda-benda yang ada di meja, lalu aku didudukkan di meja, mendorongku hingga punggungku rebah di meja. Aku bangkit. Puting itu membesar. bukan main padatnya buah dada wanita ini.Mengurut pinggir-pinggir bulatan buah itu dengan gerakan berputar.“Yang mana Bu benjolan itu ?”“Eehh . Dalam kebimbangan ini tentu saja aku memelototi terus sepasang buah indah ciptaan Tuhan ini.“Kenapa Dok ?” Pertanyaan yang mengagetkan.“Ah .. Nanti saya kasih obat” walaupun dada dan perutnya sudah tertutup, bentuk badan yang tertutup kaos ketat itu tetap sedap dipandang.“Karena apa Dok disentri itu ?” Sepasang pahanya masih terbuka. Entar jadi lagi”“Jangan khawatir, Syeni pakai IUD kok” Inilah jawaban yang kuinginkan.“Oh ya ..?”“Si Koko belum pengin punya anak”Kami berberes. Menjelajahi dada wanita dengan stetoskop membuatku jadi “syur”, padahal sebelum itu, merupakan pekerjaan yang membosankan.




















