Selama hidup baru pertama kali ini, aku pergi untuk menginap di hotel.Ketika pintu kamar di ketuk oleh Mas Anggi, beberapa saat kemudian pintu kamar terbuka, dan kulihat Bondan menyambut kami dengan hangatnya, Suamiku tidak berlama-lama, kemudian ia menyerahkan diriku kepada Bondan, dan kemudian berpamitan. Aku tidak dapat mendengar pembicaraannya, namun kulihat Mas Anggi menunduk dan sesekali terlihat berusaha menyabarkan temannya itu.Setelah Bondan pulang, Mas Anggi memintaku menyiapkan makan malam. Bokeb Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Aku bagai disambar petir saat itu, aku tahu arti ‘menemani’ selama semalam. Tubuhku mulai menggeliat-geliat tak tahan merasakan rangsangan seluruh tubuhku.Bondan rupanya menikmati tontonan ini, dia memandangi kecantikan wajahku yang kini sedang terengah-engah bertarung melawan rangsangan, nafsunya mulai memanas, tangannya mulai meraba tubuhku tanpa bisa kuhalangi lagi. “Bukankah selama ini aku sudah begitu Mas”, sahutku.




















