Kedua puting payudaraku ia dekatkan satu sama lain lalu dilumatnya dengan rakus secara bersamaan. “Langsung pulang Non abis ini?”
“Iyalah Pak, udah malam gini”“Ehm…Non, tadi itu Pak Hendro sama Non Eva, gituan lagi ya?” tanyanya sambil menatapku dengan tatapan yang tidak asing bagiku, itu adalah tatapan yang biasa kudapatkan dari setiap pria yang menginginkan tubuhku
Pertanyaan itu membuatku serasa seperti tertembak senjata api olehnya sekaligus sekaligus baru sadar ada di tempat yang sepi berdua dengan pria berjenggot ini, sudah malam pula. Bokep Family Satpam itu mulai menciumi leherku, kurasakan lidahnya bermain liar di sana, jenggotnya yang macho itu membelai-belai kulit leherku, belum lagi saat lidahnya mulai bermain di telingaku. Udah ga ada siapa-siapa lagi loh” terdengar suara Eva menyapaku. “Dev…you’re such a bitch…sama satpam aja lu mau” suara hatiku mengiang-ngiang dalam diriku, namun aku sudah sangat terangsang dan menginginkannya, peduli amat dengan norma-norma itu, aku sedang tidak in relationship dengan siapapun, lagipula aku juga pernah terlibat one night stand dengan beberapa pria, hanya saja belum pernah yang level Pak Oskar




















