“Ayo berteriaklah agar ibumu malu dan seluruh keluargamu tercoreng!” tambahnya dengan suara serak.Sekali lagi aku terperangah. Bokep Rusia Mulutku sudah mau berteriak tetapi kata-kata Pak Toyo sekali mengusik hatiku. Pada suatu saat, aku akan membalasnya. Aku segera mandi dan membersihkan diri serta berdandan dengan cepat.Kuambil barang dagangan yang tercecer di lantai dan segera pulang. Aku tak peduli. Truk dan bus sama-sama terbakar dan tak ada seorang penumpangpun yang selamat termasuk ayahku.Sejak itu, ibuku menjanda sampai tiga tahun lamanya. Sementara tangannya yang kanan tetap mendekap mulutku, tangan kirinya mengambil sesuatu dari dalam saku celananya. Bus yang ditumpanginya ngebut dan nabrak truk tangki yang memuat bahan bakar bensin. Gila bukan?Dan memang, ketika pada suatu sore ibu sedang pergi ke luar kota dan Pak Toyo mandatangiku lagi, aku tak menolaknya. Aku menikmati dengan sungguh-sungguh, Luar Biasa!Pada akhir permainan Pak Toyo terlihat amat puas dan begitu juga aku.




















