“Oh, maaf mang aku gak tau”.“Gak apa-apa, tapi ngomong-ngomong amang gak nyangka,, kalau neng Ayu kuat juga”. Bokeb “Terus istri amang kemana?”. Lalu aku mencium bibir tuanya, dan kemudian dia memacu motornya menjauh dari pintu gerbang rumahku, sedangkan aku masuk ke dalam rumahku.Aku memberikan alasan belajar di rumah temen ke Mbok Suti, tapi Mbok Suti mengeluarkan kata-kata yang tidak dapat kupercaya.“Jangan pake alasan itu, Mbok udah tau kalau non Ayu udah gak perawan ‘n sering tidur sama laki-laki kok”. “Di,,,da,,,,lem,,,ajjjaaa”, balasku. “Gak, ah males, emang kenapa?”. Aku mulai sadar ketika kurasakan benda asing memasuki vaginaku, spontan kubuka mataku dan aku melihat Mang Parto sedang memasukkan 2 jarinya ke dalam vaginaku sementara tangan satunya menutupi mulutku. Lalu aku memakai pakaianku, setelah selesai memakai pakaianku, aku menggandeng tangan keriput Mang Parto keluar gudang lalu menuju tempat parkir motor.Kemudian aku diboncengi pulang dengan motor antik Mang Parto, selama di perjalanan aku memeluk badan Mang Parto dengan erat seperti memeluk pacarku sendiri.




















