Ia lalu duduk disampingku dan meneteskan air lilin yang panas ke badanku.“Ugh, ugh, ugh..” aku berteriak menahan panasnya tetesan lilin itu.Aku bergeliat-geliat mencoba menjauhinya namun ia terus mendekatiku dan mengulangi meneteskan lilin itu. Aku hanya tersenyum. Bokep Ojol Sebaiknya kamu nurut aja” katanya sambil mengejek namun terlihat paras muka yang memohon.Kutanya, “Buat apa pakai di ikat-ikat segala? Didapatkannya VCD yang dimaksud dan film pun mulai ditayangkan dan betapa herannya aku melihat film tersebut. Di ruang tengah (tamu) ada TV dan sofa. Beberapa putaran tali dililitkan di tanganku dan kumerasakan ikatan yang kuat.Kedua ujung tali kemudian di ikat mati olehnya sambil terlebih dahulu ditariknya keras-keras. Enak dan nikmat hisapan itu. Aku tidak sadar bahwa aku masih dalam keadaan terikat. Aku pasrah dan menerima keadaan ini dan berusaha untuk dapat tidur sambil berusaha untuk tidak menghiraukan sakitnya ikata tali-tali di tangan dan kakiku.Dalam tidurku terasa sesuatu hisapan di penisku. Karena aku tak kuat minuman alkohol, jadi kupesan coca-cola. Ia pun lalu mengecek beberapa lilitan tali di tanganku memastikan tidak ada



