“loh kok malah ketawa, katanya mau ngintip hehehe…..”
“aduh kalah deh mba,” kataku tak mau melanjutkan obrolan soal intip mengintip tadi. Takut. Bokep Mama “wah keras banget dro.” Mbak irma berbisik pelan. “tuntasin mba ya sayang”.setelah mengatakan itu mba irma berbaring telentang, melorotka celana dalamnya. Meremas-remas keras membuat jantung ku naik turun. Yah meskipun dia memakai rok tapi kalo liat dia sambil jalan membetulka posisi celana dalam, terangsang juga. Mba irma adalah tetanggaku yang juga ngontrak di deretan rumah petak itu.Kejadian itu terjadi pada hari minggu di awal bulan. “loh kok malah ketawa, katanya mau ngintip hehehe…..”
“aduh kalah deh mba,” kataku tak mau melanjutkan obrolan soal intip mengintip tadi. Dikocoknya dengan tangan. Kemudian mba irma mengecup jidatku. Berangkat dari kampung dengan cita-cita memperbaiki nasib di tengah kota metropolitan yang katanya kejam . Takut. Menghisap kontolku. Entah bagaimana awalnya, tempat kami ngobrol menjadi berubah. Tapi aku tertawa saja.




















