Tubuhku bergetar hebat dan jeritanku tak tertahankan lagi terdengar dari mulutku, perasaan itu berlangsung selama beberapa saat sampai akhirnya aku terkulai lemas dalam pelukan nya.Dia menurunkanku dari pangkuannya, penisnya terlihat berkilauan karena basah oleh cairan cinta. Bokep Ojol ..Namun…karena buah
dadaku yang sangat besar dan montok ini menyebabkan tonjolan besar di balik ****** dan bajuku. “Mari Dik, kesinikan kakinya biar bapak pijat”. Tak lama kemudian dia cabut penisnya dan menurunkan kakiku. Peluh kenikmatan membasahi tubuh dan wajahku.Tanganku meraih bros di ****** bagian depan dadaku untuk melepasnya.Namun tangan pak Hambali mencegahnya sambil menggenggam tanganku. Pak Hambali adalah ketua RT di daerah tempat aku tinggal. Kami berpelukan dengan tubuh lemas merenungi apa yang baru saja terjadi.Sofa tempat aku berbaring tadi basah oleh keringat,begitu juga baju panjang muslimah yang tergeletak di lantai,turut basah oleh keringat dan semprotan sperma yang tercecer.****** lebar warna putih yang masih kupakai ini,tak luput dari semprotan sperma pak Hambali hingga basah dann kuyup.Cairan kenikmatan menggenang di lantai,baju muslimahku,dan ******ku.OOhhh….nikmatnya masih terasakan saat2 pak Hambali menyemprotkan cairan cintanya.




















